Jumat, 14 April 2017

joglo manis

JOGLO MANIS PONOROGO


Sore tadi (12/7) saya sekeluarga ngabuburit ke Ponorogo. Niatnya cari baju buat bapaknya anak-anak. Baru setengah perburuan si kecil sudah merengek. Mintanya sih istirahat, tapi sebetulnya dia lapar. Okelah, baru dapat baju atasan gpp. Dilanjut besok saja tanpa anak-anak. Sekarang isi perut dulu. Di mana? Di rumah makan favorit kami: Joglo Manis Ponorogo.
Sudah beberapa kali kami makan di Joglo Manis Ponorogo dan belum pernah kecewa. Saking belum pernah kecewanya, sampai-sampai kami malas cari tempat makan yang lain. Kalau ke Ponorogo ya makannya di Joglo Manis :-) .
Berhubung posisi kami di Alun-alun Ponorogo, maka untuk ke rumah makan yang berada di Jalan Sultan Agung no. 52 ini kami mengambil arah ke Utara, terus sampai ketemu lampu merah lalu belok ke kanan. Ketemu perempatan Pasar Legi (Pasar Songgo Langit) yang ada bunderan dan patungnya, lurus sampai ketemu lampu merah lagi, belok kanan. Oya, di Ponorogo banyak patung dan bunderan ya, jangan keliru. Berhubung tadi lupa belok kanan pas ketemu lampu merah, kami kebablasan dan harus putar balik di depan kampus UNU (Universitas Nahdhatul Ulama). Tidak jauh kok. Dari situ baru kami mengarah ke kiri ke Jalan Sultan Agung. Posisi Joglo Manis Ponorogo ada di kiri jalan, setelah kantor Telkom (kantornya di kanan jalan), dekat toko Dunia Mainan.
Ringkasnya, dari Jalan Diponegoro ke Utara sampai lampu merah. Belok kanan ke Jalan Urip Sumoharjo, lurus sampai lampu merah Pasar Legi. Lurus lagi di Jalan Ahmad Dahlan sampai ketemu lampu merah. Belok kanan, itulah Jalan Sultan Agung.
Eh tapi...ternyata jalan yang kami tempuh itu memutar. Menurut Mbak Vhoy, yang asli Ponorogo, jalur termudah adalah dari alun-alun ambil arah ke Timur mengikuti Jalan Jenderal Sudirman. Ketemu lampu merah, lurus saja mengikuti Jalan Gajah Mada. Ketemu lampu merah lagi, belok kiri. Itulah Jalan Sultan Agung. Kalau dengan rute ini, Joglo Manis berada di sisi kanan jalan. Makasih masukannya, ya, Mbak Vhoy!
Dari depan Joglo Manis ini kelihatan kecil. Tapi jangan khawatir, bentuknya memanjang ke belakang. Karena lebar depannya kurang inilah urusan parkir mobil agak susah. Biasanya kami parkir miring di pinggir jalan. Kalau penuh bisa juga parkir di seberang jalan, di depan kantor koperasi (kalau tidak salah).
Pintu masuk ada di bagian Utara, tapi bisa juga sih masuk lewat bagian penjualan oleh-oleh. Kalau lewat pintu masuk, kita akan disambut dengan deretan pohon hijau dan pramusaji. Bisa juga cuci tangan di situ. Pilihan tempat duduknya beragam. Ada lesehan di dalam, lesehan dekat kolam dan tempat duduk. Berhubung Joglo Manis sedang dalam tahap akhir renovasi toilet dan musholla, kami pilih lesehan di dalam. Lesehan dalam ini bisa muat sekitar lima baris meja. Ada yang dua meja per baris, ada yang satu meja. Ada kipas angin dan lampu model lama.

Lesehan dalam

Hiasan dinding. Unik, ya?
Sesudah milih tempat duduk, mas pramusaji yang berseragam kaos kuning mengantar menu. Kami pilih sop buntut favorit anak-anak. Sop buntut ini recommended banget. Dagingnya banyak, kuahnya melimpah. Satu porsi sop buntut bisa untuk berdua. Harganya Rp 30.000,00 sudah termasuk satu porsi nasi putih. Jadi cukup nambah satu porsi nasi putih lagi untuk dua anak. Sayangnya nggak sempat difoto karena langsung disikat.

Menu favorit.
Berhubung saya dan suami berpuasa, kami memilih menu untuk dibawa pulang. Pilihan jatuh pada Salad Jawa. Penasaran deh saya. Ternyata isinya wortel, buncis, kentang, keripik kentang, telur bacem separo yang luarnya sampai gelap, dua iris lidah sapi empuk, selembar daun selada plus irisan bawang bombay mentah. Siramannya? Kuah bacem pekat dengan bawang goreng. Rasanya cukup istimewa. Harganya Rp 19.000,00.

Penampakan saat masih dibungkus. Pas dibuka di rumah sudah nggak sempat terfoto hehe...
Minumannya? Anak-anak sih suka jus buah. Aneka jus buah ada di sini dengan harga mulai dari Rp 8.000,00. Standar deh harganya. Saya pun ikutan pesan minuman untuk dibawa pulang, yakni Poca Rempah!


Bungkus, bungkus. Biasanya kalau diminum di tempat pakai cangkir.
Saya jarang minum yang beginian sih, jadi menurut khazanah pengecapan saya yang terbatas ini, rasa poca rempah ini mirip wedang ronde yang dikasih susu kental manis coklat. Secara warnanya memang kecoklatan gitu, hehe...tapi enak kok. Hangat-hangat segar, gitu.
Menu lain yang saya suka di sini adalah risoles. Nggak tahu karena saya memang suka atau gimana, risoles di Joglo Manis Ponorogo ini menggoda. Ada beberapa macam pilihan. Sila intip buku menunya atau tanya ke mas dan mbak pramusaji. Harganya kalau nggak salah mulai dari Rp 8.000,00.
Yang juga asyik di Joglo Manis Ponorogo adalah toilet baru dan musholla barunya. Dulu toiletnya nggak nyaman karena nyempil. Mushollanya dulu juga sempit. Sekarang toiletnya berjejer rapi. Meski mungil tapi bersih, terang dan wangi. Pakai pintu geser pula. (Apa hubungannya?) Tempat wudhu ada di depan toilet, berjejer rapi juga. Tapi sayangnya terbuka. Jadi muslimah susah mau wudhu. Wudhu di toilet nggak ada kran khususnya. Terpaksa ambil dari bak mandi dengan air dikucurkan. Semoga ada perbaikan untuk ini, ya. Aaamiiin. Oya, toiletnya tidak dipisah pria dan wanita, jadi pilih-pilih saja, ya.
Mushollanya cukup lapang. Ada tiga shof di belakang imam. Tiap shof bisa diisi lima orang kecuali shof terakhir cuma cukup untuk tiga orang berhubung ada lemari penyimpanan mukena di situ. Sajadah selalu terhampar, mukena pun tersedia banyak. Sip, deh.

lezatnya chicken steak

Lezatnya chicken steak



            Mungkin kalian semua pasti pernah mencoba makanan yang satu ini, betul banget makanan yang satu ini adalah makanan yang sudah terkenal di kalangan anak muda. Yatu chicken steak atau bahasa indonesianya steak ayam ini memiliki rasa oriental. Mumpung lagi di ponorogo, kali ini kita akan membahas chicken steak yang terkena di sini. Salah satu tempat maem steak yang terkenal yaitu ds atau depot steak yang letaknya berada di jl.pramuka atau tepatnya berada di sebelah gedung olahraga ponorogo.

            Steak ayam yang ada di depot steak ini memang benar-benar lazies dan harganya nggak bikin kantong bolong. Hanya dengan merogoh kocek sebesar 13.000 untuk steak ayam dan 14.000 untuk steak sapi. Di ds ini juga menyediakan porsi  jumbo, untuk yang jumbo ini harganya dua kali lipat untuk yang harga biasa. Untuk steak ayam jumbo harganya 26.000 dan untuk yang steak spi harganya 28.000 saja. Murah banget kan jika dibandingkan dengan makan steak di restoran atau café-café. Selain itu suasana di ds ini juga cukup nyaman, dekorasi ruangannya masih menggunakan rumah tempo dulu.

            Steak ayam yang ada disini disajikan dalam hot plate, oleh karena itu steaknya akan tetap terjaga panasnya. Dalam satu porsinya terdiri dari ayam yang digoreng dengan tepung yang crispy dan garing, dan seperti steak ayam pada umumnya akan disajikan berdampingan dengan sayuran. Seperti, buncis, wortel yang direbus. Juga tak lupa potongan kentang yang digoreng sebagai makanan karbohidratnya.dan ditutup dengan saus steak yang disiram diatasnya, disini sausnya akan dipisah jadi kamu bisa memakannya dengan cara sausnya dituang di atas steak ataupun hanya dengan dicelup ke dalam saus saja.  Kalau kamu masih belum kenyang juga, disini juga menyediakan nasi putih, aneka soup, dan aneka makanan yang lain. Seperti soup temlo, nasi ayam goring. Untuk minumannnya disini menyediakan aneka jus seperti jus jambu, jus tomat, melon, wortel, stroberi. Harga untuk minumannnya sendiri juga ramah dikantong. Untuk segelas jus yang yummy dihargai hanya dengan 5000 saja, dan untuk minuman lainseperti es teh 3500, dan aneka soft drink dihargai 5000.

Giyanti Coffee Roastery

Giyanti Coffee Roastery Jakarta


I have heard a lot of great things from this particular coffee shop and I couldn't handle myself from not coming here, even on the current rainy days like this, I am still on board.

This particular coffee shop is called Giyanti Coffee Roastery located in the Menteng Area, Jalan Surabaya No. 20 to be exact. It's a vintage coffee shop owned by a coffee enthusiast named Hendrik Halianto (and let me tell you, he is a coffee genius). Giyanti was divided into two areas: indoor and outdoor. I was pretty impressed by how the coffee shop looked because as you guys probably recall, I am an avid fan of earthy elements and minimal design for a coffee shop, Giyanti offered both and it was splendid of them. The venue was not very spacious, but it's a really homey and comfortable place to have a coffee break.

The outdoor area was a slightly more humid dring the day while the indoor area's air-conditioned all day.


Another tremendous thing about Giyanti that I need to highlight: no smoking allowed! Yes!!! And not to mention, the smoke from the cigarettes could degrade the coffee beans quality.

I went here with Aline from Foolosophy, she is my feast partner-in-crime, hence you could call her BEAST (jk). We ordered two cups of coffee and some pastries to save the day. For your information, Giyanti brews Single Origin coffees and the fabulous espresso machine was the La Victoria Arduino *bling*.

Cappuccino (with Bali Kintamani beans)
IDR 34k
Let me just cut this short and crowned this THE BEST CAPPUCCINO I HAVE HAD SO FAR IN LIFE! Yes, when I am THAT sure to label something as "the best" then I must have meant it! I love how Mr. Hendrik could read me and pointed that I must loved chocolaty coffee (psychic much?) but he was right on the spot and his cappuccino creation was just perfect! I would really love you guys to have this on your visit. This one was different in a gloriously good way.

PS: The latte art should be a lot better than this comparing to the next order (piccolo) but I was like 5 minutes late (thanks to the traffic jam stuck) so Aline went to order first.

Piccolo (Bali Kintamani Beans)
IDR 34k
This cup of Piccolo was awesomely brewed, loving the balance of the coffee and the steamed milk creating a lovely overall flavor. If you guys wondering what Piccolo is, it's actually tasted more like a latte for me (and I am answering this based on my experience) only it's slightly different on the presentation.

Gluten Free Chocolate Brownies
IDR 25k
This came with rich chocolate flavor but I found this way too milky for my taste bud, if you appreciate milky flavor to your meals, this one would be lovely for you.

Almond Croissant
IDR 25k
If you wished for a crispy coating croissant with buttery flavor, then this one might not be for you, but what I can tell you that this croissant was so moist and the flavor was just beautiful. I found this really decent to be honest, how about you?

Overall, my visit Giyanti was superb! I had a nice quick chat with Mr. Hendrik, it was glad to share...err, wait a second, I didn't feel like sharing anything because Mr. Hendrik gave me worthy information about coffee while I didn't (forgive this loser) and most importantly, the coffee was spectacular. I easily awarded this as ONE OF THE BEST COFFEE SHOP IN JAKARTA. Period. I am missing the cappuccino at the moment.

Reog Coffee Ponorogo

Reog Coffee Ponorogo


Cafe dengan konsep  dekorasi dan ruangan bertema vintage di Ponorogo menjadi salah satu tempat nongkrong menarik yang menawarkan suasana yang berbeda. Reog Coffee adalah cafe berkonsep vintage di Ponorogo yang harus kamu datengin. Tempat ini menjadi pilihan yang sangat pas untuk menikmati berbagai sajian makanan dan minuman ala cafe dengan pasangan atau teman-teman kamu.
Terletak di jalan Imam Bonjol, barat alun-alun kota Ponorogo. Reog Coffee memiliki 3 ruangan, ruangan pertama adalah bagian outdoor, di bagian ini terdapat kursi kayu yang menghadap ke jalan raya. Bagian ini sengaja dikhususkan untuk para perokok.
(facebook.com)
(facebook.com)
Di bagian kedua ada ruangan utama, di ruangan ini konsep vintage semakin melekat. Hiasan dinding, foto, jam antik hingga piringan hitam juga ikut melengkapai ruangan utama cafe ini. Dekorasi ruangan dengan hiasan dinding ala vintage dengan pola dinding batu bata ditemani dengan lampu-lampu gantung membuat suasananya menjadi sangat nyaman.
(facebook.com)
(facebook.com)
Bagian ketiga adalah ruangan outdoor yang terletak di belakang ruangan utama. Disini juga terdapat kursi-kursi kayu dan taman kecil yang akan membuatmu betah berlama-lama di Reog Coffee. Ruangan ini dapat menampung 15 sampai 20 orang pengunjung.
(facebook.com)
(facebook.com)
Pelayanannya yang cepat, ramah dan suasanyanya yang menyenangkan membuat Reog Coffee menjadi salah satu tempat makan enak di Ponorogo yang cukup populer. Bagi kamu yang ingin berkunjung kesini, ada beberapa menu makanan yang harus kamu cobain.

WAFFLE ICE CREAM

(facebook.com)
(facebook.com)

RICE GINGER SAND & POTATO BLACK PAPER

(facebook.com)
(instagram.com)

Lantai Bumi, Tempat Sempurna Menghabiskan Waktu Di Segala Suasana
Lantai Bumi, Tempat Sempurna Menghabiskan Waktu Di Segala Suasana Jogja
Mungkin judul ini sedikit lebay namun setidaknya dua kali saya mengunjungi tempat ini saya tidak menemukan kekurangan pada gerai bernama Lantai Bumi ini. Ketika mengetahuinya untuk pertama kali via Instagram, saya tidak merasa ada yang spesial dari gerai ini namun setelah mengunjunginya, saya pun merasa bahwa gerai ini menarik.
Ada beberapa hal yang menurut saya menarik dari gerai ini. Pertama, bagaimana gerai ini membagi dan menata area indoor maupun outdoor-nya terasa pas. Seperti pada umumnya gerai modern lainnya, gerai ini pun mengkombinasikan jendela kaca kotak-kotak dengan bingkai besi hitam, lantai dan tembok yang dibiarkan natural warna semen, dan tentunya sedikit sentuhan kayu di beberapa tempat. Untuk saya, ketiadaan banyak gambar di dalam ruang memberikan perasaan lapang yang menyenangkan. Selain itu setting ini membuat pengunjung tidak merasa terlalu penuh dengan visual, khususnya ketika ramai pengunjung. Area luar ruangnya pun ditata dengan sangat baik. Nuansa natural semen ini dipertahankan dan diberi sentuhan artistik dengan tegel motif ala tegel Kunci, dan berada di bawah rimbun pohon. Sangat nyaman.
Masuk ke menunya, saya datang terlalu pagi, sehingga tak sempat untuk mencicipi menu makanannya. Saya hanya mencicipi menu minumannya, dan empat minuman pesanan saya ini benar-benar memuaskan. Saya memesan tiga gelas kopi, yaitu Espresso Con Panna, Cafe Latte, dan Ice Cafe Mocha. Espresso Con Panna sendiri adalah menu espresso (one shot) yang disajikan dengan whipped cream. Mantapnya rasa kopi ini seolah diredam dengan kelembutan dan creamy­-nya krim kocoknya. Perpaduan ini terasa pas dan kontras di saat yang bersamaan. Lanjut, Cafe Latte menghadirkan keseimbangan rasa antara kopi, susu, dan foam. Sedangkan Cafe Mocha-nya menghadirkan keseimbangan antara rasa mantapnya kopi dengan rasa mantap coklat. Kedua rasa ini terjalin dalam segelas menu cafe mocha yang mantap. Meski didominasi menu-menu kopi, gerai ini juga menyajikan menu non-kopi, dan salah satu yang menarik perhatian saya adalah Komorebi. Jujur, saya sangat suka arti dari kata ini, dan untuk itulah saya memesan menu ini. Secara rasa, menu green tea latte yang disajikan dengan krim kocok ini benar-benar memuaskan. Lembut, creamy, dan masih menyisakan rasa khas dari green tea. Menu yang dengan mudah akan dicintai oleh siapapun.
Saya mengunjungi gerai ini dua kali, satu kali bersama teman, dan satu kali lainnya sendirian. Saya pun sudah mencoba kedua area ruangnya, dan berbagai menu minumannya. Dari semua pengalaman yang sudah saya coba, saya benar-benar menikmatinya. Lain kali, mungkin saya harus mencoba menu makanannya meki saya cukup yakin makanannya pun tak akan mengecewakan.

CRAZY CRAB : SHELL CRACKING SEAFOOD RESTAURANT


khirnya buka juga resto seafood buat keluarga yang lumayan unik, namanya Crazy Crab. Kenapa unik? Karena makannya nggak pake piring gaes, langsung makan di mejanya, tinggal comot gitu. Seriusan! Makanya lebih cocok dimakan rame-rame sama keluarga atau temen deh karena makanannya kan di meja gitu, nggak asik kalo makan sendiri nggak ada yang diajakin rebutan comot sana sini wkwk. Mau seafood jenis apa juga ada nih, menu utamanya kepiting ya karena logo restonya kan kepiting hehehe. Eits, ada yang alergi seafood? Tenang tenang, masih banyak juga kok menu selain seafood, menu pendamping seperti daging ayam dan daging sapi juga ada. Kita lihat aja yuk yuk!


gate
Crazy Crab inside
Tempatnya luas, playful karena warna warni, dan di dindingnya ada mural berisi tutorial cara makan kepitingnya gaes. Jadi yang belum pengalaman makan kepiting ato yang jarang banget makan kepiting bisa ikutin tuh step by stepnya.
Untuk menu makanannya kita mulai dengan menu paketan komplit yang dinamakan Combo Bag 1 (398k) yang merupakan kumpulan seafood terdiri dari kepiting, udang laut, kerang, cumi-cumi dan dihidangkan dengan kentang, jagung manis, sosis barat, dan wortel dengan siraman saus golden cream yang berasal dari labu kuning. Semuanya dimasak tanpa menggunakan pengawet dan pemanis.
Kalian juga bisa pesan level kepedasannya sesuai selera masing-masing. Porsinya cukup buat sekeluarga ini gaes, jangan dimakan sendiri atuh hehe. Ada juga kok menu yang nggak paketan, kalian bisa pilih sendiri yaa kalo mau dipesan terpisah. Ohiya, menu Combo Bagnya juga bisa dipesan dengan beberapa pilihan saus selain golden cream ada juga saus singapore dan sebagainya.
combo-bag
Menu selanjutnya adalah Spicy Garlic Chicken Wings (30,8k) sebagai alternatif yang alergi seafood, ini ada sayap ayam pedas yang bisa dipilih. Selanjutnya ada Gyoza Curry Ramen (32,8k) yang merupakan mie khas Jepang dengan kuah kari kental. Terakhir adalah beberapa macam dessert unik yang dikenal dengan Bingso (35k) yang dapat dinikmati sebagai penutup makan besar kalian. Yakin nggak kepengen berangkat sekarang juga?
spicy-garlic-chicken-wing
gyoza-curry-ramen
drinks

HOOMEE CAFE : FEELS COME BACK AT HOME

Yang anak kosan, yang lagi kangen rumah, yang lagi laper, yang lagi haus, yuk cus di mari dah di Hoomee Cafe. Biar nggak ngendon di kosan mulu, sumpek kan yaa? Sekalian biar jadi anak gaul sementara mumpung awal bulan nih yee. Suasananya homey karena interiornya didominasi dengan bahan kayu, seperti meja, kursi, lantai, atap, dan beberapa bagian dindingnya. Kesan yang ditimbulkan adalah minimalis cozyness #apasih. Jadi rasanya betah kalo mau berlama-lama, nyaman deh.
Hoomee Cafe inside
Ada beberapa bagian dinding yang ada mural juga jadi bisa dijadiin photobooth sekalian bareng kawan segeng, temen ngumpul seperjuangan seiya sekata senasip. Emang baiknya seminggu sekali hang out bareng sama nugas, biar nggak kampus lagi kampus lagi, ganti suasana dong yaa.

Okee kita bahas menu makanannya ya. Buat yang belom sarapan, di sini ada menu berat kok seperti BBQ Chicken Rice (25k) ini yang terdiri dari nasi putih dengan potongan daging ayam yang dimasak dengan bumbu barbeque dan saus barbequenya. Makan elit tapi irit kan? Seenggaknya lebih irit daripada ngemall hehe.

Lalu ada juga pilihan makanan berat lain yang tanpa nasi, yakni Spaghetti Aglio Olio (23k) yang merupakan mie khas Italia dengan saus keju creamy dan irisan daging sapi. Pas buat yang pengen kenyang tapi nggak pengen terlalu kenyang #nahlobingungin.

bbq-chicken-rice   spaghetti-aglio-olio

Untuk menu alternatif selain nasi dan pasta, cafe ini juga menyediakan kentang goreng sebagai pilihan terakhir yang dilengkapi dengan ikan digoreng tepung alias Fish & Chips (28k). Cocok buat yang udah bosen sama ayam atau sapi juga, biar makan ikan sekali-kali.

Yang terakhir adalah menu sampingan untuk sekedar menemani hang outmu kali ini alias cemilan, yakni ada Buffalo Chicken Wings (25k) yang merupakan sayap ayam dimasak berbumbu yang gurih dan krenyes, bisa sharing sama temen juga karena jumlahnya banyak. Untuk minumnya ada beberapa pilihan kopi dan teh, a comfort place to stay deh!

fish-n-chips

buffalo-chicken-wings

Hoomee Cafe inside
Ada beberapa bagian dinding yang ada mural juga jadi bisa dijadiin photobooth sekalian bareng kawan segeng, temen ngumpul seperjuangan seiya sekata senasip. Emang baiknya seminggu sekali hang out bareng sama nugas, biar nggak kampus lagi kampus lagi, ganti suasana dong yaa.
Okee kita bahas menu makanannya ya. Buat yang belom sarapan, di sini ada menu berat kok seperti BBQ Chicken Rice (25k) ini yang terdiri dari nasi putih dengan potongan daging ayam yang dimasak dengan bumbu barbeque dan saus barbequenya. Makan elit tapi irit kan? Seenggaknya lebih irit daripada ngemall hehe.
Lalu ada juga pilihan makanan berat lain yang tanpa nasi, yakni Spaghetti Aglio Olio (23k) yang merupakan mie khas Italia dengan saus keju creamy dan irisan daging sapi. Pas buat yang pengen kenyang tapi nggak pengen terlalu kenyang #nahlobingungin.
bbq-chicken-rice  spaghetti-aglio-olio
Untuk menu alternatif selain nasi dan pasta, cafe ini juga menyediakan kentang goreng sebagai pilihan terakhir yang dilengkapi dengan ikan digoreng tepung alias Fish & Chips (28k). Cocok buat yang udah bosen sama ayam atau sapi juga, biar makan ikan sekali-kali.
Yang terakhir adalah menu sampingan untuk sekedar menemani hang outmu kali ini alias cemilan, yakni ada Buffalo Chicken Wings (25k) yang merupakan sayap ayam dimasak berbumbu yang gurih dan krenyes, bisa sharing sama temen juga karena jumlahnya banyak. Untuk minumnya ada beberapa pilihan kopi dan teh, a comfort place to stay deh!
fish-n-chips
buffalo-chicken-wings