Jumat, 14 April 2017

Lantai Bumi, Tempat Sempurna Menghabiskan Waktu Di Segala Suasana
Lantai Bumi, Tempat Sempurna Menghabiskan Waktu Di Segala Suasana Jogja
Mungkin judul ini sedikit lebay namun setidaknya dua kali saya mengunjungi tempat ini saya tidak menemukan kekurangan pada gerai bernama Lantai Bumi ini. Ketika mengetahuinya untuk pertama kali via Instagram, saya tidak merasa ada yang spesial dari gerai ini namun setelah mengunjunginya, saya pun merasa bahwa gerai ini menarik.
Ada beberapa hal yang menurut saya menarik dari gerai ini. Pertama, bagaimana gerai ini membagi dan menata area indoor maupun outdoor-nya terasa pas. Seperti pada umumnya gerai modern lainnya, gerai ini pun mengkombinasikan jendela kaca kotak-kotak dengan bingkai besi hitam, lantai dan tembok yang dibiarkan natural warna semen, dan tentunya sedikit sentuhan kayu di beberapa tempat. Untuk saya, ketiadaan banyak gambar di dalam ruang memberikan perasaan lapang yang menyenangkan. Selain itu setting ini membuat pengunjung tidak merasa terlalu penuh dengan visual, khususnya ketika ramai pengunjung. Area luar ruangnya pun ditata dengan sangat baik. Nuansa natural semen ini dipertahankan dan diberi sentuhan artistik dengan tegel motif ala tegel Kunci, dan berada di bawah rimbun pohon. Sangat nyaman.
Masuk ke menunya, saya datang terlalu pagi, sehingga tak sempat untuk mencicipi menu makanannya. Saya hanya mencicipi menu minumannya, dan empat minuman pesanan saya ini benar-benar memuaskan. Saya memesan tiga gelas kopi, yaitu Espresso Con Panna, Cafe Latte, dan Ice Cafe Mocha. Espresso Con Panna sendiri adalah menu espresso (one shot) yang disajikan dengan whipped cream. Mantapnya rasa kopi ini seolah diredam dengan kelembutan dan creamy­-nya krim kocoknya. Perpaduan ini terasa pas dan kontras di saat yang bersamaan. Lanjut, Cafe Latte menghadirkan keseimbangan rasa antara kopi, susu, dan foam. Sedangkan Cafe Mocha-nya menghadirkan keseimbangan antara rasa mantapnya kopi dengan rasa mantap coklat. Kedua rasa ini terjalin dalam segelas menu cafe mocha yang mantap. Meski didominasi menu-menu kopi, gerai ini juga menyajikan menu non-kopi, dan salah satu yang menarik perhatian saya adalah Komorebi. Jujur, saya sangat suka arti dari kata ini, dan untuk itulah saya memesan menu ini. Secara rasa, menu green tea latte yang disajikan dengan krim kocok ini benar-benar memuaskan. Lembut, creamy, dan masih menyisakan rasa khas dari green tea. Menu yang dengan mudah akan dicintai oleh siapapun.
Saya mengunjungi gerai ini dua kali, satu kali bersama teman, dan satu kali lainnya sendirian. Saya pun sudah mencoba kedua area ruangnya, dan berbagai menu minumannya. Dari semua pengalaman yang sudah saya coba, saya benar-benar menikmatinya. Lain kali, mungkin saya harus mencoba menu makanannya meki saya cukup yakin makanannya pun tak akan mengecewakan.

CRAZY CRAB : SHELL CRACKING SEAFOOD RESTAURANT


khirnya buka juga resto seafood buat keluarga yang lumayan unik, namanya Crazy Crab. Kenapa unik? Karena makannya nggak pake piring gaes, langsung makan di mejanya, tinggal comot gitu. Seriusan! Makanya lebih cocok dimakan rame-rame sama keluarga atau temen deh karena makanannya kan di meja gitu, nggak asik kalo makan sendiri nggak ada yang diajakin rebutan comot sana sini wkwk. Mau seafood jenis apa juga ada nih, menu utamanya kepiting ya karena logo restonya kan kepiting hehehe. Eits, ada yang alergi seafood? Tenang tenang, masih banyak juga kok menu selain seafood, menu pendamping seperti daging ayam dan daging sapi juga ada. Kita lihat aja yuk yuk!


gate
Crazy Crab inside
Tempatnya luas, playful karena warna warni, dan di dindingnya ada mural berisi tutorial cara makan kepitingnya gaes. Jadi yang belum pengalaman makan kepiting ato yang jarang banget makan kepiting bisa ikutin tuh step by stepnya.
Untuk menu makanannya kita mulai dengan menu paketan komplit yang dinamakan Combo Bag 1 (398k) yang merupakan kumpulan seafood terdiri dari kepiting, udang laut, kerang, cumi-cumi dan dihidangkan dengan kentang, jagung manis, sosis barat, dan wortel dengan siraman saus golden cream yang berasal dari labu kuning. Semuanya dimasak tanpa menggunakan pengawet dan pemanis.
Kalian juga bisa pesan level kepedasannya sesuai selera masing-masing. Porsinya cukup buat sekeluarga ini gaes, jangan dimakan sendiri atuh hehe. Ada juga kok menu yang nggak paketan, kalian bisa pilih sendiri yaa kalo mau dipesan terpisah. Ohiya, menu Combo Bagnya juga bisa dipesan dengan beberapa pilihan saus selain golden cream ada juga saus singapore dan sebagainya.
combo-bag
Menu selanjutnya adalah Spicy Garlic Chicken Wings (30,8k) sebagai alternatif yang alergi seafood, ini ada sayap ayam pedas yang bisa dipilih. Selanjutnya ada Gyoza Curry Ramen (32,8k) yang merupakan mie khas Jepang dengan kuah kari kental. Terakhir adalah beberapa macam dessert unik yang dikenal dengan Bingso (35k) yang dapat dinikmati sebagai penutup makan besar kalian. Yakin nggak kepengen berangkat sekarang juga?
spicy-garlic-chicken-wing
gyoza-curry-ramen
drinks

HOOMEE CAFE : FEELS COME BACK AT HOME

Yang anak kosan, yang lagi kangen rumah, yang lagi laper, yang lagi haus, yuk cus di mari dah di Hoomee Cafe. Biar nggak ngendon di kosan mulu, sumpek kan yaa? Sekalian biar jadi anak gaul sementara mumpung awal bulan nih yee. Suasananya homey karena interiornya didominasi dengan bahan kayu, seperti meja, kursi, lantai, atap, dan beberapa bagian dindingnya. Kesan yang ditimbulkan adalah minimalis cozyness #apasih. Jadi rasanya betah kalo mau berlama-lama, nyaman deh.
Hoomee Cafe inside
Ada beberapa bagian dinding yang ada mural juga jadi bisa dijadiin photobooth sekalian bareng kawan segeng, temen ngumpul seperjuangan seiya sekata senasip. Emang baiknya seminggu sekali hang out bareng sama nugas, biar nggak kampus lagi kampus lagi, ganti suasana dong yaa.

Okee kita bahas menu makanannya ya. Buat yang belom sarapan, di sini ada menu berat kok seperti BBQ Chicken Rice (25k) ini yang terdiri dari nasi putih dengan potongan daging ayam yang dimasak dengan bumbu barbeque dan saus barbequenya. Makan elit tapi irit kan? Seenggaknya lebih irit daripada ngemall hehe.

Lalu ada juga pilihan makanan berat lain yang tanpa nasi, yakni Spaghetti Aglio Olio (23k) yang merupakan mie khas Italia dengan saus keju creamy dan irisan daging sapi. Pas buat yang pengen kenyang tapi nggak pengen terlalu kenyang #nahlobingungin.

bbq-chicken-rice   spaghetti-aglio-olio

Untuk menu alternatif selain nasi dan pasta, cafe ini juga menyediakan kentang goreng sebagai pilihan terakhir yang dilengkapi dengan ikan digoreng tepung alias Fish & Chips (28k). Cocok buat yang udah bosen sama ayam atau sapi juga, biar makan ikan sekali-kali.

Yang terakhir adalah menu sampingan untuk sekedar menemani hang outmu kali ini alias cemilan, yakni ada Buffalo Chicken Wings (25k) yang merupakan sayap ayam dimasak berbumbu yang gurih dan krenyes, bisa sharing sama temen juga karena jumlahnya banyak. Untuk minumnya ada beberapa pilihan kopi dan teh, a comfort place to stay deh!

fish-n-chips

buffalo-chicken-wings

Hoomee Cafe inside
Ada beberapa bagian dinding yang ada mural juga jadi bisa dijadiin photobooth sekalian bareng kawan segeng, temen ngumpul seperjuangan seiya sekata senasip. Emang baiknya seminggu sekali hang out bareng sama nugas, biar nggak kampus lagi kampus lagi, ganti suasana dong yaa.
Okee kita bahas menu makanannya ya. Buat yang belom sarapan, di sini ada menu berat kok seperti BBQ Chicken Rice (25k) ini yang terdiri dari nasi putih dengan potongan daging ayam yang dimasak dengan bumbu barbeque dan saus barbequenya. Makan elit tapi irit kan? Seenggaknya lebih irit daripada ngemall hehe.
Lalu ada juga pilihan makanan berat lain yang tanpa nasi, yakni Spaghetti Aglio Olio (23k) yang merupakan mie khas Italia dengan saus keju creamy dan irisan daging sapi. Pas buat yang pengen kenyang tapi nggak pengen terlalu kenyang #nahlobingungin.
bbq-chicken-rice  spaghetti-aglio-olio
Untuk menu alternatif selain nasi dan pasta, cafe ini juga menyediakan kentang goreng sebagai pilihan terakhir yang dilengkapi dengan ikan digoreng tepung alias Fish & Chips (28k). Cocok buat yang udah bosen sama ayam atau sapi juga, biar makan ikan sekali-kali.
Yang terakhir adalah menu sampingan untuk sekedar menemani hang outmu kali ini alias cemilan, yakni ada Buffalo Chicken Wings (25k) yang merupakan sayap ayam dimasak berbumbu yang gurih dan krenyes, bisa sharing sama temen juga karena jumlahnya banyak. Untuk minumnya ada beberapa pilihan kopi dan teh, a comfort place to stay deh!
fish-n-chips
buffalo-chicken-wings

coffee and CAFFEINE CURATOR
Haloo para pecinta kopi ato kopi mania ato kopi freak, kalo pada bosen cangkruk di warkop yang gitu-gitu aja, ini nih alternatif buat yang pengen suasana beda, Antler Cabin.
Antler Cabin gate


Tempatnya ala barat gitu yah, ada perapian unggunnya, lucuuk! Again, emang interior woody itu kesannya suksess bikin homeeyy banget kan. Berasa nggak di Indonesia untuk sementara waktu, ciyuss!
Antler Cabin rustic roast
Masak ngopi doang di tempat keren begini? Ya gak dong, ada kok menumakanannya, dan asyiknya nih makanan pendampingnya ga kalah barat sama tempatnya. Ini Rustic Roast (78k) yang terdiri dari kombinasi tiga daging yakni ayam panggang, bakso sapi dan irisan kambing terus disajikan sama sayuran dan sambal sebagai pelengkap. Ini menu andalan mereka nih, worth to try!
Antler Cabin meatball
Belom barat namanya kalo nggak ada menu pastanya. Eitss kata siapa? Ada kok, ini dia Antler’s Meatball (55k) yang terdiri dari bulatan daging sapi alias bakso yang dikombinasikan sama pasta  fettucini. Enak buat dimakan pas sore hari sama ndengerin musik, joyful ntar jadinya.
Antler Cabin Hunter's meal
Kalo pengen makan buat lunch juga gimanaa? Tenang deh, ada juga ini menunya. Ini dia Hunter’s Meal (47k) yang terdiri dari telor mata sapi terus di bawahnya ada sup gitu, simple lunch tapi pas banget buat nemenin ngopi di siang hari, masak iya siang-siang kekenyangan? Ntar malah ngantuk terus males-malesan ngelanjutin hari wkwkwk
Antler Cabin Bread Pudding
Terakhir, buat dessert dari makanan utama tadi, ada menu Bread Pudding Afogato (37k) yang rasanya nggak bisa ditolak lagi. Ini roti terus dikasih topping es krim dan siraman saus espresso di atasnya, sluurrpp!

Semangkok Kesegaran Dawet Jabung Ponorogo



DAWET sudah jamak dikenal masyarakat Indonesia. Namun, dawet jabung yang ada di Desa Jabung, Ponorogo ini memiliki daya tarik berbeda. Nama yang diambil dari asal desa, menjadi sorotan masyarakat dari berbagai kota, di sekitar Ponorogo. 
“Rasanya memang beda dengan dawet-dawet umumnya. Dan uniknya, nama minuman ini sesuai dengan desanya, Desa Jabung,” ungkap pembeli rombongan dari Tulungagung.
 Satu mangkok dawet jabung dijual dengan harga murah meriah, Rp 2.500. Kombinasi dawet jabung berupa, cendol (dari bahan dasar pati garut), ketan merah, gempol (dari tepung beras berbentuk bulat), bubur sum-sum (dari bahan tepung beras), ditambah potongan nangka sebagai ciri khas untuk mempercantik dan menambah citarasa dawet. 
Warung dawet jabung, setiap hari selalu ramai dengan pembeli dari berbagai kota. Mulai dari pembeli yang mampir karena kehausan, ada juga karena penasaran dengan citarasanya, dan pembeli yang ketagihan. Siapapun yang melakukan perjalanan dan kebetulan melewati kawasan dawet jabung, pasti melakukan ritual menjamu dahulu.
Tidak disangkal lagi, dawet jabung selain memberikan citarasa yang berbeda, serta harga yang ditawarkan ramah di kantong, tidak salah jika disebut minuman khas Ponorogo.Hasil gambar untuk dawet jabung
Jadi, tidak ada alasan lagi untuk tidak berkunjung di warung dawet jabung. Salah satunya warung dawet jabung Bu Yati yang berokasi di depan pasar Gandu, Jabung, Ponorogo.
Hasil gambar untuk dawet jabungNah, tunggu apalagi? Jika bingung liburan akhir pekan, sempatkan berkunjung ke Ponorogo karena nikmatnya dawet jabung siap melelehkan lidah.

the scooter cafe

THE SCOOTER CAFE INDONESIA, KAFENYA PENCINTA PESVA


The Scooter Cafe Indonesia merupakan salah satu kafe di Depok yang menurut gue memiliki konsep dekorasi yang niat, lucu dan unik. Kalo biasanya gue selalu membanyangkan kafe "lucu" dengan nuansa tempat yang feminim, vintage atau minimalis. Di Scooter Cafe kita disuguhkan dengan nuansa kafe yang unik dan casual dengan tema Scooter, Vespa dan Italia


Terletak di pinggiran jalan Juanda, membuat lokasi Scooter Cafe kurang strategis. Jalan Juanda sendiri merupakan jalan tertib lalu lintas, hal ini ditandai dengan tidak adanya angkutan umum, sehingga pengemudi mobil atau motor yang lewat pasti akan kurang "ngeh / sadar" bahwa ada kafe di jalan Juanda. Sedangkan, buat kamu yang tidak punya kendaraan pribadi bisa naik angkutan sampai pertigaan lampu merah Margonda-Juanda dan berjalan kaki sekitar 100 meter.


Bangunan Scooter Cafe yang semula merupakan ruko biasa disulap menjadi cafe yang catchy. Memiliki 2 lantai, namun saat ini baru lantai 1 saja yang sudah beroprasi dengan lantai 2 masih dalam pengembangan. Di lantai 1 sendiri terdapat indoor dan outdoor area berupa teras yang juga diperuntukkan untuk smoking area.


Dekorasi Scooter Cafe benar-benar total dalam mengusung tema Scooter, Vespa dan Italia. Hal ini bisa dilihat dengan adanya Scooter, Spare Part Vespa dan hal yang lain yang "berbau" Vespa, Scooter dan Italia sebagai bagian dari dekorasi kafe. Bahkan disini terdapat seat yang berupa jok Vespa loh!

Selain tempatnya yang nyaman, menurut gue ambiencenya juga oke. Pelayannya sangat ramah dan helpful. Sayangnya buat kamu yang mau ngerjain tugas kuliah (fakir wifi) untuk power resource / colokan di Scooter Cafe tidak disediakan disetiap meja, malah gak ada, dan untuk wifi-pun terakhir gue kesana juga belum tersedia.


Untuk menu makanan di Scooter Cafe menurut gue masih kurang variatif, dengan hanya tersedia beberapa pilihan snack dan main course. untuk snack ada fish crispy scooter, sandwich dan salad, sedangkan untuk main course ada chicken/fish sweet sour, chicken black papper, chicken grill, soup dan pasta. Berbeda dengan makanan, untuk pilihan menu minuman menurut gue lumayan variatif, terdapat berbagai macam coffee, tea, juice, milkshake dan mocktail. Kisaran harga untuk makanan di Scooter Cafe Rp18.000 - Rp39.000, sedangkan untuk minumannya Rp15.000 - Rp.26.000, semua harga exclude tax & service. cek menunya disini

Agio Chicken
Bon Apetite!
Beberapa kali kesini gue pernah mencoba Agio Chicken (Rp28.000), Tuna Sandwich (Rp21.000),  Ice Chocolate (Rp19.000), Orange Juice (Rp15.000) dan Ice Lychee Tea (Rp20.000). Dari beberapa menu yang pernah gue pesan, Agio Chicken dan Orange Juice menurut gue kurang berkesan. Agio Chicken porsinya strandart, namun tidak mengenyangkan, untuk rasa menurut gue enak namun biasa saja, mungkin satu hal yang membuat gue risih adalah penggunaan seasoning (lada) yang menjadi garnish (penaburannya yang berada disekitar piring bukan di pasta), hal ini mempengaruhi konsistensi rasa makanannya, dan membuat rasanya jadi gak merata.  

Tuna Sandwich
Sedangkan untuk Orange Juice, gue berekspetasi yang datang adalah J-U-S (dari buah beneran) bukan sirup. Menu yang gue suka dan lumayan berkesan baik adalah Tuna Sandwich, karena rasanya enak, porsinya lumayan mengenyangkan untuk snack dan sudah disajikan lengkap dengan frech fries.


Overall, Scooter Cafe bisa jadi tempat yang nyaman dan pas kalo untuk sekedar minum dan ngemil sambil ngobrol bareng teman atau pacar, terlebih untuk kamu yang suka banget dengan segala hal yang berbau Scooter, Vespa atau Italia. Tapi kalo mau datang kesini untuk menyepi sambil mengerjakan tugas kuliah (fakir wifi) terutama untuk anak kuliahan, kayaknya Scooter Cafe kurang cocok, karena disini tidak tersedia power resource / colokan dan wifi.